Analisis Sosiologi Ekonomi Terhadap Ketimpangan Akses Pelayanan Kesehatan Di Daerah Pedesaan Di Sulawesi Selatan
Keywords:
Akses Pelayanan Kesehatan, Masyarakat Pedesaan, Sulawesi SelatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ketimpangan akses pelayanan kesehatan di daerah pedesaan di Sulawesi Selatan melalui perspektif sosiologi kesehatan. Ketimpangan akses kesehatan tidak hanya dipengaruhi oleh faktor geografis, tetapi juga berkaitan dengan struktur sosial, kemiskinan, distribusi tenaga kesehatan, budaya masyarakat, serta relasi kekuasaan dalam pembangunan kesehatan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di beberapa wilayah pedesaan di Sulawesi Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tenaga kesehatan, masyarakat desa, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketimpangan akses pelayanan kesehatan dipengaruhi oleh rendahnya infrastruktur kesehatan, keterbatasan tenaga medis, kondisi geografis yang sulit dijangkau, rendahnya literasi kesehatan masyarakat, serta ketimpangan sosial-ekonomi. Dalam perspektif sosiologi kesehatan, kondisi tersebut mencerminkan adanya ketidakmerataan distribusi sumber daya kesehatan dan lemahnya keadilan sosial dalam pembangunan kesehatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyelesaian ketimpangan akses kesehatan memerlukan pendekatan struktural, penguatan kebijakan kesehatan berbasis desa, pemerataan tenaga kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara partisipatif.
