ARTIFICIAL INTELLIGENCE–DRIVEN HEALTH PROMOTION FOR CHRONIC DISEASE PREVENTION: A SCOPING REVIEW
Abstract
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah mendorong transformasi promosi kesehatan dari pendekatan konvensional menuju pendekatan yang lebih personal, prediktif, dan berbasis data. Pemanfaatan kecerdasan buatan berpotensi meningkatkan edukasi kesehatan, perubahan perilaku, deteksi dini faktor risiko, serta mendukung pencegahan penyakit kronis. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan bukti ilmiah mengenai penerapan kecerdasan buatan dalam promosi kesehatan untuk pencegahan penyakit kronis, mengidentifikasi bentuk teknologi yang digunakan, karakteristik intervensi, luaran yang dilaporkan, serta kesenjangan penelitian yang masih berkembang. Metode yang digunakan adalah scoping review dengan proses identifikasi dan seleksi literatur berdasarkan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses Extension for Scoping Reviews. Penelusuran artikel dilakukan pada literatur ilmiah yang membahas implementasi kecerdasan buatan dalam promosi kesehatan dan pencegahan penyakit kronis. Hasil kajian terhadap sepuluh artikel menunjukkan bahwa teknologi yang banyak digunakan meliputi pembelajaran mesin, kecerdasan buatan generatif, model bahasa besar, serta aplikasi kesehatan digital berbasis kecerdasan buatan. Intervensi terutama diarahkan pada modifikasi gaya hidup, edukasi kesehatan, pemantauan kesehatan, prediksi risiko penyakit, serta pengembangan pendekatan kesehatan presisi. Meskipun memberikan manfaat dalam meningkatkan efektivitas promosi kesehatan, implementasi kecerdasan buatan masih menghadapi tantangan terkait etika, keamanan data, kesetaraan akses, regulasi, dan kesiapan sumber daya manusia. Kesimpulannya, kecerdasan buatan memiliki potensi besar sebagai inovasi strategis dalam promosi kesehatan, namun diperlukan tata kelola yang berpusat pada manusia agar penerapannya aman, efektif, dan berkelanjutan.
