EFEKTIVITAS KOMIK DIGITAL VS VIDEO PENDEK TIKTOK DALAM MENINGKATKAN SIKAP ANTIMEROKOK REMAJA: STUDI KOMPARATIF
Keywords:
Komik Digital, TikTok, Sikap Antimerokok, Remaja, Studi KomparatifAbstract
Tingginya angka perilaku merokok dan penetrasi rokok elektrik di kalangan remaja saat ini menuntut pemanfaatan promosi kesehatan digital yang adaptif. Media konvensional statis dinilai kurang efektif dalam mengintervensi komponen afektif remaja, sehingga diperlukan inovasi media kreatif berbasis visual dan audiovisual seperti komik digital dan video pendek TikTok. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan efektivitas antara penggunaan komik digital dan video pendek TikTok dalam meningkatkan sikap antimerokok pada remaja. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experiment) menggunakan rancangan two-group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 60 remaja usia sekolah menengah yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam dua kelompok intervensi secara berimbang (n=30). Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen kuesioner skala sikap antimerokok yang telah valid dan reliabel sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media secara signifikan efektif meningkatkan skor sikap antimerokok (p<0,05). Namun, hasil uji komparatif membuktikan adanya perbedaan efektivitas yang signifikan di antara kedua media tersebut (p=0,012), di mana kelompok video pendek TikTok menghasilkan peningkatan skor mean sikap yang jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok komik digital. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video pendek TikTok lebih efektif dalam meningkatkan sikap antimerokok remaja karena karakteristik medianya yang dinamis dan sesuai dengan preferensi generasi muda.
